Bingung pilih kos di Tembalang atau Gunungpati. Simak perbandingan detail biaya hidup mahasiswa Undip dan Unnes mulai dari harga kos hingga makan.
Semarang tidak hanya dikenal sebagai kota lumpia, tetapi juga sebagai salah satu kota pelajar terbesar di Jawa Tengah. Bagi calon mahasiswa baru yang merantau, memilih tempat tinggal adalah keputusan krusial yang mempengaruhi kesehatan dompet selama empat tahun ke depan. Di kota ini, terdapat dua "kutub" pendidikan utama yang memiliki karakteristik sangat berbeda. Di sisi atas bagian selatan ada Tembalang, rumah bagi Universitas Diponegoro (Undip), sementara di wilayah barat daya yang sejuk terdapat Gunungpati, markas Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Seringkali muncul perdebatan di kalangan mahasiswa, kawasan mana yang sebenarnya lebih ramah di kantong? Apakah Tembalang yang metropolitan dengan deretan kafe kekiniannya, atau Gunungpati yang asri dengan suasana konservasinya? Artikel ini akan membedah secara detail head-to-head biaya hidup di kedua wilayah tersebut, mulai dari harga sewa kamar, biaya makan, hingga gaya hidup, agar Anda bisa menyusun anggaran bulanan dengan lebih presisi.
Sewa Kos Dan Kontrakan
Komponen pengeluaran terbesar bagi mahasiswa rantau adalah tempat tinggal. Di sektor ini, perbedaan antara Tembalang dan Gunungpati cukup terasa.
- Tembalang (Undip): Sebagai kawasan yang berkembang sangat pesat, harga tanah di sini melambung tinggi. Untuk kos standar (kamar mandi luar, non-AC), harga berkisar Rp500.000 hingga Rp800.000. Sementara untuk kos eksklusif (AC, wifi, kamar mandi dalam), harganya mulai Rp1.200.000 hingga di atas Rp2.000.000 per bulan.
- Gunungpati (Unnes): Di kawasan Sekaran dan Banaran, harga sewa relatif lebih miring. Kos standar masih bisa ditemukan di angka Rp350.000 hingga Rp600.000. Untuk fasilitas setara eksklusif di Tembalang, di Gunungpati Anda cukup merogoh kocek sekitar Rp800.000 hingga Rp1.500.000 saja.
Skor: Gunungpati unggul (Lebih Hemat).
Biaya Makan Harian Mahasiswa
Urusan perut adalah pengeluaran rutin yang tidak bisa ditunda. Kedua wilayah ini sebenarnya surganya kuliner murah, namun variasi harganya sedikit berbeda.
Di Gunungpati, warung makan "Warteg" atau penyetan (ayam geprek) dengan harga Rp8.000 hingga Rp12.000 sekali makan (nasi + lauk + es teh) sangat mudah ditemui. Porsinya pun dikenal jumbo karena menyesuaikan target pasar mahasiswa Unnes.
Di Tembalang, pilihan makanan jauh lebih variatif. Mulai dari Burjo (Warmindo) murah hingga restoran franchise nasional ada di sini. Makan hemat di Tembalang berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000. Namun, godaan untuk mencoba makanan kekinian dengan harga Rp20.000 ke atas jauh lebih besar di sini karena banyaknya opsi kuliner viral.
Skor: Gunungpati unggul tipis.
Gaya Hidup Dan Tempat Nongkrong
Inilah faktor "X" yang sering membuat boncos. Tembalang bisa dibilang sebagai pusat gaya hidup mahasiswa Semarang Atas. Jumlah coffee shop estetik, tempat biliar, hingga akses cepat ke bioskop atau mall di pusat kota (via tol atau jalan utama) membuat lifestyle cost anak Tembalang cenderung tinggi. Sekali nongkrong bisa menghabiskan Rp25.000 hingga Rp50.000.
Sebaliknya, Gunungpati menawarkan suasana yang lebih tenang. Tempat nongkrong di sini didominasi oleh angkringan atau kafe sederhana dengan pemandangan alam. Meskipun kafe modern mulai bermunculan, vibes-nya tidak sehedon Tembalang. Mahasiswa di sini cenderung lebih hemat dalam urusan hiburan karena opsi tempat buang uang tidak sebanyak di Tembalang.
Akses Transportasi Dan Mobilitas
Untuk mobilitas, Tembalang memiliki akses yang lebih terbuka. Ojek online tersedia 24 jam dengan mudah, dan Bus Trans Semarang koridor 6 melayani rute ini dengan baik. Namun, kemacetan di area patung kuda hingga Ngesrep seringkali memboroskan bensin.
Gunungpati yang konturnya berbukit-bukit juga dilayani oleh Feeder Trans Semarang. Namun, jarak tempuh ke pusat kota (Simpang Lima) lebih jauh dibandingkan dari Tembalang. Jika Anda sering bepergian ke pusat kota, biaya bensin anak Gunungpati mungkin sedikit lebih boros, namun jika aktivitas hanya di sekitar kampus, biaya transportasi sangat minim karena banyak lokasi bisa ditempuh jalan kaki.
Kesimpulan
Jika orientasi utama Anda adalah penghematan maksimal, Gunungpati (Unnes) adalah pemenangnya dengan estimasi biaya hidup Rp1.200.000 - Rp1.800.000 per bulan sudah sangat nyaman. Namun, jika Anda memiliki anggaran lebih dan menginginkan kemudahan fasilitas urban serta gaya hidup modern, Tembalang (Undip) adalah pilihan tepat dengan estimasi Rp1.800.000 - Rp2.500.000 per bulan. Pada akhirnya, hemat atau boros kembali pada manajemen keuangan pribadi masing-masing.
Komentar